Rabu, 18 Juli 2012

Permainan Mengembangkan Kreatifitas Anak

Melanjutkan artikel sebelumnya ‘kreatifkah anakku ?’ , maka saya akan memberikan beberapa kegiatan dan aktifitas yang dapat merangsang si kecil menjadi lebih kreatif. Siapa orangtua yang tak senang jika anaknya kreatif dan cerdas, begitu pula Anda ? Banyak orangtua malah memberikan mainan yang tidak baik untuk anaknya. Sering saya bertemu balita yang sudah main hp. Si anak merasa senang dengan mainan yang satu ini, padahal itu bukan mainan. Tapi ketika hp itu diambil, maka si anak akan menangis. Memang tidak salah anak memegang atau memainkan hp, tapi hp yang ia pegang itu tidak akan merangsang kreatifitasnya. Dan bila anak menangis saat hp-nya diambil , itu terlebih karena rasa ingin tahu anak yang amat besar. Mari kita arahkan rasa ingin tahu anak pada sesuatu yang bisa membuatnya lebih kreatif. Simak beberapa kegiatan dan aktifitas untuk anak di bawah ini:
  1. Menyusun balok. Permainan kuno dan masih tetap ada. Bahkan di semua sekolah TK atau Paud mainan ini wajib ada. Permainan yang satu ini memberikan anak untuk berkreasi lebih terhadap balok yang disusun. Jadi tak hanya di sekolah saja, maka di rumah juga wajib ada. Tapi ingat bantu anak untuk memainkan ini, dan temani ia dalam permainan ini.
  2. Mewarnai batu. Gunakan batu – batu ceper , dan berilah warna pada batu tersebut. Berilah contoh bagaimana mewarnainya. Dan biarkan anak anda memberikan warna dengan kreasinya sendiri.
  3. Bermain Musik. Ide yang satu ini agak aneh, tapi jangan keliru dulu. Kreatif itu mencipta dari hal yang belum ada , alias aneh. Bermain musik tidak menggunakan alat musik, melainkan peralatan dapur atau makan, seperti panci, sendok, sumpit, botol yang diisi beras, dll. Tapi jangan gunakan peralatan dapur yang masih terpakai, pakai yang sudah rusak atau tidak terpakai.
  4. Buat cerita. Pancing anak membuat cerita. Anda mulai dengan satu kalimat dulu, lalu anak meneruskan dan mengembangkannya menjadi cerita. Bisa juga dengan membuat potongan gambar dari koran atau majalah , sehingga menjadi sebuah cerita.
  5. Biarkan anak mengambil mainannya sendiri. Letakkan mainan anak pada tempat yang agak tinggi, misalnya meja atau rak. Tempat itu harus tidak bisa dijangkau dengan tangan anak. Siapkan alat bantu di dekat tempat penyimpanan  mainan itu, sehingga anak dapat menggunakan alat bantu tersebut untuk mengambil mainannya.
Dari semua ide permainan di atas, hal yang harus Anda perhatikan adalah menemaninya bermain dan tetap mengawasinya agar tidak melakukan hal yang membahayakannya. Sekian tips permainan kreatifitas anak, semoga dapat membantu mengembangkan kreatifitas anak.
     
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar