Senin, 16 Juli 2012

Cara Menasehati Anak Yang Ngomong Kotor

Cara Menasehati Anak Yang Ngomong KotorPergaulan sangat besar pengaruhnya dalam membentuk kepribadian anak. Tapi mengurung anak agar tidak terinfeksi dampak negatif , adalah perbuatan keliru. Pernah saya temui orang tua yang mengurung anaknya , hanya  takut anaknya terpengaruh hal negatif. Dampaknya malah anak itu jadi tidak pernah bergaul dan tak bisa bersosialisasi. Memang tak semua orangtua mendidik anaknya dengan benar, kita yang mendidiknya dengan benar saja pun , tetap masih gagal mendidik anak menjadi benar. Pengaruh teman – teman dari anak sangat kuat . Akibatnya kita kaget, bila suatu saat mendengar anak  memaki dengan kata kasar.
Jika anda sering menggunakan omongan kasar , jangan harap anak  tidak akan mengucapkan omongan kasar. Anak cenderung meniru setiap perbuatan dan perkataan dari sekitarnya. Jika orangtua kasar dalam omongan, anak pasti juga kasar dalam omongannya. Dan bila teman – temannya terbiasa bicara kasar, anak mengikuti temannya bicara kasar.  Sikap mengurung atau menjauhkannya  dari teman –temannya yang berpengaruh negatif jugalah tidak baik, karena membentuk anak jadi pilih – pilih dalam berteman. Berikut ini saya berikan beberapa tips yang membantu anda untuk mengatasi kebiasaan anak yang suka bicara kasar atau ngomong kasar:
  1. Jangan memberi hukuman. Tidak ada orang yang suka dihukum , termasuk anak kita. Memberi cambuk , menjewer , atau  hukuman lainnya akan berdampak buruk pada anak. Anak menjadi takut melakukan sesuatu , karena takut salah. Hal ini akan berdampak sampai besar, yang membuat anak selalu menjadi takut salah.
  2. Jangan ditanggapi. Ketika anak memaki dengan omongan kasar, cara terbaik adalah mendiamkan atau tidak menanggapinya. Cuekin aja kemarahannya, saat ia memaki dengan kata kasar . Daripada Anda menghukum , ini cara paling ampuh.
  3. Alihkan dengan kata – kata lain. Jika si anak terus mengulangi kata – kata kasar itu, beri tahu ia agar mengganti kata kasar itu dengan kata lain. Kebetulan di tempat saya bekerja ada istilah baru jika ingin marah, teman saya membuat kata – kata makian baru ketika dia marah, ia mengatakan ‘kucing’. Ini membuat orang mendengarnya tidak marah dan malah jadi lucu, ketimbang ia  mengatakan ‘ anjing’.
  4. Kenalkan aturan. Beri pengertian pada anak , bahwa kata – kata kasar itu membuat orang tersinggung. Berikan pengertian ini dengan nada bicara yang tenang, jangan menjelaskan pada anak dalam nada bicara marah.
  5. Mulut kita, harimau kita. Hati – hatilah kita sebagai orangtua saat marah kepada pasangan atau anak. Jika kita sering menggunakan kata – kata kasar, maka anak akan ikut menggunakan kata – kata kasar. Anak cenderung mencontoh orangtua dan sekitarnya.
  6. Beri perhatian pada hal positif. Berikan lebih banyak pujian pada anak  saat dia melakukan hal positif. Hal ini selaras dengan mengabaikan anak ketika berbuat hal negatif. Semakin sering pujian ia dengar , maka ia akan berusaha untuk membuat lebih banyak hal positif, agar terus mendapat pujian dari orangtuanya.
Semoga beberapa tips ini berguna untuk anda dalam mengatasi anak yang suka berbicara kasar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar